About

Gua adalah sosok orang sederhana yang mencoba untuk bangkit dari setiap keterpurukan, dengan goresan dan ilmu sederhana,, gw mencoba berbagi walau catatan ini tak sempuran, sedikit demi sedikit gw yakin suatu saat nanti kalian semua membutuhkannya,, i am no perfect itulah gw yang mencoba menjadi sempurna, hidup memang adalah perjuangan tapi gw tak selalu berharap dengan semua harapan yang ada pada diri gwm kalau itu emang sudah takdir buat gw, dia akan datang dengan sendirinya,so lu sabar kita sadar lu benar kita damai... Read more about me »

Download Film GratiZ

Download Fim Gratissss Featured Work

Keep in touch

RSS Feed Twitter Facebook

Subscribe via email

Ciri-ciri Saat Orang Bosan Dengan kita

Senin, 10 Oktober 2011
Tanpa kita sadari, ternyata kita dapat membuat orang menjadi bosan saat berbincang dengan kita.

Makanya kita perlu ketahui kapan lawan bicara mulai jenuh dengan yang kita bicarakan:

1. Memberikan respons yang sama berulang-ulang.
Ketika mendengarkan Anda berbicara, mereka hanya mengatakan, "O ya? Yang benar?" Atau, "Ih, lucu ya?" Kemungkinan besar, mereka tidak menyimak betul perkataan Anda, dan hanya merespons ala kadarnya.

2. Melontarkan pertanyaan basa-basi.
Misalnya, "Mau kemana?" atau "Darimana?" Orang yang memang berminat mengetahui penjelasan dari Anda, biasanya akan melontarkan pertanyaan yang lebih rinci. Jawaban yang detail dari Anda juga akan membuat mereka antusias untuk bertanya lebih lanjut.

3. Sering menginterupsi pembicaraan.
Berbeda antara menginterupsi untuk mendapatkan jawaban yang lebih detail, atau menginterupsi untuk melontarkan topik lain yang tak ada kaitannya dengan celotehan Anda.

Walaupun terdengar kurang sopan, namun interupsi yang sewajarnya (untuk menanggapi pembicaraan Anda) dapat menunjukkan bahwa lawan bicara tertarik dengan apa yang Anda katakan.

4. Meminta klarifikasi.
Orang yang tertarik dengan topik yang Anda bicarakan mungkin akan melontarkan pertanyaan seperti, "Itu maksudnya apa?", "Kapan tepatnya peristiwa itu terjadi?", atau, "Sebentar, coba kamu ceritakan bagaimana awalnya". Pertanyaan semacam itu menandakan bahwa mereka ingin lebih mengetahui lebih jauh apa yang Anda ceritakan.

5. Mendominasi pembicaraan.
Ada dua kemungkinan yang terjadi ketika lawan bicara membiarkan Anda mendominasi pembicaraan. Pertama, kisah Anda begitu memukau sehingga ia menjadi terhanyut dalam kisah tersebut dan membiarkan hingga Anda selesai menceritakannya. Kemungkinan kedua, ia membiarkan Anda terus berbicara karena tak bergairah untuk menanggapinya. Seringkali kita bahkan tidak sadar kapan kita harus memberikan kesempatan bagi lawan bicara untuk turut mengungkapkan hal penting yang ingin disampaikan. Dominasi dalam pembicaraan ini seringkali membuat lawan bicara jenuh karena dia merasa diposisikan hanya sebagai pendengar. Kalau topik Anda menarik, tentu lawan bicara juga ingin berkomentar, berpendapat, atau menyampaikan hal-hal yang diketahuinya tentang topik tersebut.

6. Posisi tubuhnya tidak fokus menghadap Anda.
Koneksi yang telah terjalin baik biasanya terlihat dari lawan bicara yang posisi tubuhnya fokus menghadap ke arah Anda. Ketika duduk, ia akan mencondongkan tubuhnya ke arah Anda, dan bukannya menyandarkan tubuh ke belakang sambil menguap berulang kali. Ketika ia tidak tertarik atau tidak menyimak pembicaraan Anda, ia juga cenderung akan menunduk, asyik mengecek ponsel, atau malah mengamati orang yang lalu-lalang di sekitar Anda.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Free Website templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates